Benar hati ini
milik Allah azza wajjala.. Dia yang berhak membolak-balik kan hati manusia.
Dari suka menjadi benci , dari benci menjadi sebaliknya. Juga benar pesan
mereka jangan terlalu melatakkan hati pada insan. Biar baru dikenali atau sudah
lama sekalipun. Kerna takut, hati akan kecewa, patah beribu. Sakit yang amat
menyakitkan, bila orang yang kita sayangi sebenarnya langsung tidak pernah
untuk menjaga hati dan perasaan insan di sekeliling. Atau sebenarnya hati ini
yang terlalu sensitif, mudah benar terasa dengan perkara yang remeh. Sehingga
kini persoalan muncul, adakah mereka yang terlalu kejam atau hati ini yang
cepat benar tersentuh. Hati bukan milikku.. bukan juga milik mereka.. tapi hati
ini tak betah menerima segala rasa sehingga cepat benar ia terguris.
Ada ketika, bila
hati ini terguris oleh rasa, aku ingin lari jauh dari mereka. Tak ingin ku
menoleh lagi untuk sekadar mendengar kata maaf yang sebenarnya langsung tak
punya keikhlasan. Hanya penuh kepuraan untuk berselindung di sebalik kesalahan.
Namun mana bisa ku pergi menjauh, kerna aku tak punya pilihan.. jalan ku tetap
di sini.. penuh persimpangan, penuh duri.. walau tujuan ku hanya satu.. tak semudah angan untuk ku gapai.
Ya Allah andai
suatu ketika nanti aku kehilangan arah tujuan dan harapan ..yakin kan lah aku
bahawa takdir Mu adalah yang terbaik untukku..