Saturday, 26 April 2014

Benar hati ini milik Allah azza wajjala.. Dia yang berhak membolak-balik kan hati manusia. Dari suka menjadi benci , dari benci menjadi sebaliknya. Juga benar pesan mereka jangan terlalu melatakkan hati pada insan. Biar baru dikenali atau sudah lama sekalipun. Kerna takut, hati akan kecewa, patah beribu. Sakit yang amat menyakitkan, bila orang yang kita sayangi sebenarnya langsung tidak pernah untuk menjaga hati dan perasaan insan di sekeliling. Atau sebenarnya hati ini yang terlalu sensitif, mudah benar terasa dengan perkara yang remeh. Sehingga kini persoalan muncul, adakah mereka yang terlalu kejam atau hati ini yang cepat benar tersentuh. Hati bukan milikku.. bukan juga milik mereka.. tapi hati ini tak betah menerima segala rasa sehingga cepat benar ia terguris.
Ada ketika, bila hati ini terguris oleh rasa, aku ingin lari jauh dari mereka. Tak ingin ku menoleh lagi untuk sekadar mendengar kata maaf yang sebenarnya langsung tak punya keikhlasan. Hanya penuh kepuraan untuk berselindung di sebalik kesalahan. Namun mana bisa ku pergi menjauh, kerna aku tak punya pilihan.. jalan ku tetap di sini.. penuh persimpangan, penuh duri.. walau tujuan ku hanya satu..  tak semudah angan untuk  ku gapai.
Ya Allah andai suatu ketika nanti aku kehilangan arah tujuan dan harapan ..yakin kan lah aku bahawa takdir Mu adalah yang terbaik untukku..